Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Rintik Sendu Kotaku

Suara bising kendaraan bermotor selalu ramai saat jam kantor pulang, ada yang sibuk mengejar angkutan umum, ada kekasih yang berjuang melawan padatnya jalanan untuk menjemput sang bahagianya dan ada pula yang berjuang melawan masalalunya, mungkin itu aku hehe Sore ini langit kotaku benar-benar keabu-abuan mungkin tidak lama lagi hujan akan turun, benar saja lima menit setelah aku menengadah ke langit ia benar-benar menumpahkan air hujannya. Inilah waktunya bapak-bapak penjual jas hujan plastik mencari rejekinya untuk keluarga di rumah, banyak pengendara yang memutuskan untuk menepi, ada yang memutuskan untuk memakai jas hujan lalu melanjutkan perjalanannya dan ada juga yang menerjang hujan tanpa menggunakan pelindung. Aku adalah salahsatu orang yang memilih memakai jas hujan dan melanjutkan perjalananku, jika hujan tidak terlalu besar bahkan sesekali aku memutuskan untuk bergabung dengan tarian-tarian hujan yang romantis. Karena bagiku hujan adalah sebuah anugerah, untuk apa k...

Tetap Bersinar, Mentariku

Ada rasa yang masih kugenggam erat, setelah kepergianmu semua benar-benar berbeda. Tidak ada satu orangpun yang bisa mengerti aku sebaik kamu, karena kamu satu-satunya orang yang Allah kirimkan untukku saat itu walaupun aku hanya bisa memilikimu sebentar saja. Orang lain tak bisa memberikan kulit dalam daging ayam, tapi kamu bisa. Orang lain tak bisa memberikan waktu luangnya untukku, tapi kamu bisa. Orang lain tak bisa tertawa saat lawakanku tidak lucu, tapi kamu bisa. Orang lain tak   bisa memanggil aku dengan nama yang aneh, tapi kamu bisa. Aku mencarimu di dalam diri orang lain tapi tidak ada yang benar-benar sama, aku yang aneh. Tidak ada satu orangpun yang mempunyai kebiasaan yang sama walaupun mereka saudara kembar. Benar begitu? Tapi aku tetap saja mencarimu, sudah lama sejak kau pergi bersama tawa yang kau anggap rumah. Dan saat ini aku akan berhenti mencarimu di dalam diri orang lain, aku akan berusaha menutup dalam-dalam rasa itu. Aku akan bela...

Bertabur Doa

Bertabur doa dilangit Oktober Selalu terasa indah jika hidup dikelilingi oleh orang-orang terbaik yang dikirimkan Allah untukmu, anak perempuan yang dulu selalu digendong oleh Ayah dan selalu digenggam oleh Ibu kini usianya genap dua puluh dua. Oktober bagiku selalu sama tidak ada yang harus dirayakan hanya ucapan syukur, karena Allah masih mengizinkan aku untuk bisa memperbaiki kesalahan-kesalahanku dimasa lalu, aku selalu bahagia karena banyak doa yang aku terima dibulan ini bahkan aku masih izinkan untuk berada di lingkungan orang-orang terbaik dan merekalah yang selalu menjaga dan mendoakan kebahagiaanku. Terima kasih untuk banyak doa yang telah kawan-kawan berikan untukku, semoga kita selalu ada dalam lindungan Nya dan semoga Allah mempersatukan kita didalam SurgaNya. Aamiin Juga, semoga Allah mengizinkan aku untuk tetap bisa bertemu dengan Oktober Oktober yang akan datang, begitupun denganmu. Oktober ke dua puluh dua :) Bogor, 03/10/2019

Ma Fi Qalbi Ghairullah

Ada hati yang masih ku genggam erat Laksana mentari pagi Kau adalah satu-satunya hangat yang akan selalu kudekap erat Mendekap tanpa tahu kapan bisa kulepas rasa itu, rasa yang semakin lama semakin kokoh Bodohnya aku, sudah selama ini. Aku masih belum bisa juga untuk jujur pada diriku sendiri Bahkan saat aku melihat dia berganti-ganti pasangan, melihatnya menangis karena cinta yang ia agung-agungkan lalu tertawa saat cinta yang ia cintai membalas cintanya. Aku yang hanya perempuan sederhana hanya bisa tersenyum dan mengelus dada sembari berkata Ma Fi Qalbi Ghairullah (Tiada di dalam hatiku kecuali Allah). Tetaplah bersinar mentari pagiku ada atau tidak adanya cinta yang kau dapat, aku akan tetap disini. Aku tidak bisa memberikanmu rasa, tapi aku bisa meyakinkanmu dengan doa-doa terindah yang aku punya. Doa ini akan menjadi sayap pelindung untuk mu saat ini dan sampai kapan pun. Karena aku tidak bisa memberikan hatiku untukmu dan rasa ini juga akan aku kubur dalam-dalam, j...

Ada Tawamu Di Sudut Cakrawala

Gambar
Tepat dua tahun lalu aku adalah sang pemilik hati yang paling beruntung memiliki kisah terindah di muka bumi, persahabatan itu lambat laun menjadi sepotong kisah yang menyenangkan. Ya, lebih indah dari kata persahabatan. Bersamanya waktu terasa lebih cepat sampai saat itu tiba kisah kami semakin memudar, warna itu semakin menghilang dan tawa yang selalu kukenal kini hilang dan tak berbekas. Dia pergi menjadi satu-satunya jiwa yang paling kuistimewakan bahkan saat namanya yang waktu itu masih sering aku diskusikan dengan Tuhanku. Apa kabarmu disana? Dengan langkah tertatih 3142 di atas permukaan laut dengan lirih aku memanggil namamu dan saat itu, apa kau tahu? Aku mendengar tawamu di sudut cakrawala saat fajar hendak bertakhta. Dimanapun kamu, aku harap kebahagiaan selalu berpihak kepadamu. Aku akan tetap di sini, jika Tuhan mencatatkan namamu denganku sejauh apapun kamu berkelana kau akan tetap menjadi tawa terindah yang selalu kumiliki dan jika tidak.. Biarlah ...

Surga Yang Aku Rindukan

Wahai Rasulullah, siapa yang paling berhak aku perlakukan dengan baik? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ayahmu, lalu yang lebih dekat setelahnya dan setelahnya – “HR.Al Bukhari “Selamat ulang tahun, Bu”, ucap gadis itu seraya masuk ke dalam area taman. Tidak ada reaksi yang dilontarkan oleh wanita tua itu gadis ini mulai duduk dibawah sembari memegang erat tangannya, aku bawakan bunga mawar putih untukmu Bu kau selalu suka dengan mawar putih bukan? Terima kasih Akasia kau adalah satu-satunya permata yang Ibu punya sini peluk Ibumu yang sudah mulai tua ini. Ibu apakah engkau juga sama sepertiku sekarang? Membawakan bunga kesukaan untuk Nenek dulu? Bolehkah kau ceritakan kepadaku Bu? Cerita itu selalu melekat indah didalam ingatanku, langit langit terasa seperti layar hidup dan pagi itu Zahwa masih terlihat sangat mungil, aku duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar bersama Ibu ak...

Menjaga untuk yang Terjaga

Saat aku memutuskan untuk ber hijrah saat itulah banyak rasa yang harus aku lepaskan. Bahkan aku tidak tahu makna dari kata hijrah itu seperti apa, yang kutahu hijrah bagiku kembali saat aku mulai salah melangkah, belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan meinggalkan segala apa yang dilarangNya. Enam tahun lalu aku dikenalkan olehNya dengan lelaki yang menurutku baik untuk menjadi seorang teman, satu tahun berlalu kami tetap dekat layaknya seorang kawan terbaik. Tapi rasa ini ternyata berubah kami lebih sering mengirim pesan singkat dari biasanya pagi-siang-malam menjadi jadwal kami berbincang saat mata tak bisa bertatap kami pun lebih sering berjalan berdua atau hanya sekadar duduk diatas motor menelusuri Kota Hujan yang kala itu sudah larut malam, dia menjadi satu-satunya lelaki yang selalu kubawa dengan lembut namanya saat aku berdoa lalu kudiskusikan ia dengan Rabbku. Waktu terus berputar dan keadaanpun berubah saat lelaki itu memutuskan untuk meninggalkan Kota...

Berjuang Sendirian

Aku baru saja melihat sendiri betapa perasaan bisa sebegitu menyakitkan. Ada yang pernah bilang bahwa jatuh cinta adalah cara terbaik untuk bunuh diri. Kukira itu tak sepenuhnya benar. Seringkali, jatuh cinta justru menyenangkan. Mau kuberi tahu apa yang paling menyakitkan? Yaitu, berjuang sendirian. Kenapa? Aku tau bagaimana rasanya berjuang sendirian. Aku adalah orang yang masih saja memperjuangkan rasa itu, Karena aku mengerti bahwa rasa yang aku miliki harus kuperjuangkan walau harus berdiri sendirian, menyelamatkan sisa-sisa masa lalu yang sudah kau tenggelamkan jauh ke dasar lautan. Maafkan aku, yang mungkin tanpa kusadari telah menjadikan kenangan sebagi rumah. Aku telah melihatmu bahagia dengan dia yang mungkin telah menjadi rumah untukmu. Hari ini dan seterusnya aku memutuskan untuk benar-benar berhenti mengejar. Maafkan aku yang mungkin terlalu ikut campur aku tahu bahwa tidak ada paksaan untuk perasaan (meski dalam banyak kejadian cinta justru bisa datang ...

Tangan TerbaikMu

Jangan mempersalahkan apa yang telah terjadi karna Tuhan mempunyai jalan nya sendiri untuk bisa membahagiakan mu, jika apa yang menurut mu itu membahagiakan bagaimana mungkin itu akan jadi hal yang terbaik untuk mu? Jika tuhan sendiri yang menuliskan nya terkadang itu membuatmu terperosok ke dalam lubang hitam yang sangat gelap tapi percayalah di dalam lubang yang gelap akan ada cahaya terang yang menunggu mu. Semua sudah di tuliskan di Lauhul mahfuz Seperti penulis-penulis skenario manusia pun telah di tulis seluruh perjalanan hidupnya oleh Tuhan. Apa kau tau? Jika hari ini perjalananmu masih membuat mu menangis tunggu saja akhir cerita akan ini akan indah , jika belum kau rasa indah itu berarti masih ada kisah yang masih harus kau perjuangkan. Teruslah melangkah meski tertatih Karena Tuhan tak pernah ingkar. Kota Hujan, 4 Januari 2019