Gadis Si Pemabuk

Jadi seperti apa negara ini? 
Seperti apa penerus bangsa?
Seperti apa ibu Kartini di masa depan?
Kalau sudah begini siapa yang salah?
Apakah kedua orang tua?
Para sahabat?
Sanak saudara?
Tetanggamu?
Atau pimpinan negara ini?
Tidak!

Tak ada yang harus disalahkan dalam masalah seperti ini, yang harus disalahkan adalah hati kecil dan dirinya sendiri jika dia saja tak mencintai dirinya jika dia saja tak menghargai dirinya bagaimana dia bisa menghargai kedua orangtuanya?
Apakah dia pernah berfikir jika sedetik saja orangtuanya menyesal memiliki Putri seperti dia?
Apa yang harus dibanggakan dari seorang putri pemabuk?
Bahkan dalam umur yang masih 15 saja dia sudah memberanikan dirinya untuk bisa memegang botol yang sangat di haramkan agama.
Apa dia tak memiliki otak?
Hati?
Atau Pikiran?

Ahh sepertinya tidak Tuhan memberikan semua itu untuk ciptaanNya tapi dia yang tak menghargai kenikmatan Tuhan yang begitu indah.
Bagaimana dia bisa melakukan hal yang serendah dan sejijik ini Tuhan?
Apa orangtuanya salah mendidik putrinya?
Sepertinya tidak semua orangtua ingin putrinya menjadi putri yang di banggakan oleh semua orang bukan untuk di rendahkan bukan?
Tapi kenapa malah putrinya sendiri yang merendahkan dirinya?
Kalau sudah gini kotorlah nama kedua orangtuanya ayah yang sudah rela bekerja untuk putrinya sekolah tinggi agar bisa memegang dunia ini, ibu yang selama ini membangga-banggakan bahwa dirinya sudah memiliki Putri yang begitu cantik dan selalu ia doakan ketika ia berdoa.
Apakah aku pantas memarahinya?
Ya tentu saja jika orang lain melarang ku aku akan tetap memarahinya bahkan aku akan memukul kepalanya hingga dia sadar betapa jijiknya perilaku seperti itu.
Hei kau ini manusia bukan hewan yang bersedia meminum apa saja yang ada di depanmu kau ini punya otak pakailah otakmu dengan baik kau punya orangtua yang harus kau banggakan kelak di masa depan dan esok kau pun akan menjadi ibu maka jadilah wanita yang baik mulai dari sekarang sebelum kau menyesal jika nanti putrimu sendiri yang akan membuatmu menyesal..


Cerita ini diambil dari seorang wanita yang pulang dari kelulusan SMPnya sambil mabuk berat dan naik bis ke arah tujuan pulang ke rumahnya.
Terminal Cileunyi, 29Mei2016

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rintik Sendu Kotaku

Bertabur Doa

Tokoh Legendaris