Mimpi Menaiki Awan Bersama

Saat aku berjalan menuju senja
Saat itu juga aku mulai bermimpi
Mimpi yang menurut orang sangat sederhana
Tapi sulit untuk ku gapai
Saat jaraklah yang menjadi peran utama
dalam alasan penghalang mimpiku!

Apakah kita bisa menaiki awan besama?
Bahkan pada saat kita di pisahkan oleh waktu,
Memang kita tak bisa seperti mereka
Yang mampu menaiki awan secara bersamaan
Kita hanya dua manusia yang bisa bermimpi
Tapi tidak untuk di wujudkan

Apakah mimpi kita akan terwujud?
Munkinkah kita bisa memahami keinginan
Tuhan membatasi kita dengan jarak ini.
Jarak yang menjadi penghalang mimpi yang sangat
Sederhana ini.

Apa salahku Tuhan?
Sehingga waktu saja menjauhkan aku
Dengan kebahagiaanku sendiri
Waktu selalu saja membatasi ku untuk menaiki awan bersama mu
Apa tak cukup aku bersabar?
Apa tak cukup aku menghargai waktu?
Tapi kenapa, kenapa, kenapa? Kenapa selalu aku Tuhan?

Hembusan angin selalu bercerita tentang mu di sudut kota sana
Maafkan diri ini yang sudah terkalahkan oleh waktu ku sendiri
Kelak jika aku mampu menaklukan waktu
Kelak jika aku mampu menaklukan jarak
Berjalanlah bersamaku
Tertawalah dan kita akan menaiki awan secara bersamaan

Sekarang kau tidurlah temui aku di dalam mimpi mu
Agar kita dapat menaiki awan bersama walaupun mimpi itu
Tercapai di dalam mimpi
Semoga saat aku terbangun waktu sudah bersahabat dengan ku.



Kota Hujan, 31 Maret 2016

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rintik Sendu Kotaku

Bertabur Doa

Tokoh Legendaris