Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2020

Dua Sisi, Saling Mengerti

Wanita tak terbiasa untuk memulai. Lelaki jua tak selalu piawai pandai Seandainya ia menempuh lorong di ujung perangai Tentu itu lebih ringan meski tak kunjung sampai. Menunggu seraya tersenyum menantikan kebahagiaan itu datang dengan lantunan doa terindah menunggu bahagianya kembali pulang. Pelangi gembira memang patut ditunggu Namun ambigu jika harus berharap masa lalu. Maka dari sana, Ajarkan aku tentang mencari titik cahaya Di bawah satu purnama, dirgantara gempita. Dan jika kau izinkan, bawa aku menuju ketempat Sang Surya bertakhta. Agar aku mengerti nikmat hangatnya pelukan sang mentari Jika senyummu tak lagi kugenggam, mentari akan tetap menjadi pelukan terhangat untukku. Kota Hujan,  19 April 2018. Oleh: @alik_pedia & @aksaranirwana #Kolaborasi  #Bareng #Jurnalis

Teruntuk Kamu

Assalamualaikum Untuk kamu yang masih belum sempat aku temui. Maafkan aku yang telah menuliskan ini untukmu. Ketahuilah, aku telah diam-diam membawamu dalam semua doa terbaikku Meski tidak diketahui namanya, namun aku telah terbiasa mendoakanmu dalam heningnya malam. Aku selalu percaya Kau pun juga membawaku pada doa-doa terindahmu. Aku rindu kamu Meski kita belum pernah bertemu Siapa kamu Bagaimana lengkuk alismu Selembut apa tutur katamu. Hei.. Aku sudah menyukaimu Bahkan sebelum kita bertemu Tidak usah terburu-buru Aku masih memantaskan diriku Untuk bisa bersanding denganmu Karena cinta terbaik akan datang diwaktu yang tepat. Bukan dengan waktu yang cepat. Benar begitu? Jaga dirimu baik-baik Hingga pada akhirnya, aku sendiri yang akan menjagamu dengan sangat baik. Teruntuk kamu. Kekasihku, calon Imamku.